YANG MENARIK PERHATIAN

Thursday, February 3, 2011

Robot Hijau Duduk di Takhta Atas

Tanda-tanda ponsel Android semakin merajai pasar dunia sudah terlihat. Survei yang digelar Canalys yang kemudian dilaporkan untuk perolehan data pada kurun 2010 memperlihatkan bagaimana Google sekarang telah menjadi raja baru di industri handset seluler. Maka secara otomatis kompetisi ini dimenangkan oleh Google Android yang berhasil melampaui perolehan Symbian yang mayoritas berada di ponsel Nokia.Ponsel berbasis Android yang berhasil memasuki pasar dunia sebesar 32,9 juta unit. Sementara itu, Nokia (dengan Symbian) terpaut selisih sedikit, yaitu 31 juta unit. Hal ini walaupun secara keseluruhan Nokia (plus ponsel di luar Symbian) masih unggul, yaitu mencapai market share 28 persen.


Seperti sudah diduga, Android akan naik. Namun banyak analisis yang menyebutkan bahwa meraih nomor satu terbilang susah. Tampaknya faktanya justru berbeda. Memang Nokia harus berhadapan dengan beberapa merk yang mengusung Android. Sejumlah merk ini juga—harus diakui—dapat keluar dari masa krisis berkat pilihan terjun merilis lebih banyak ponsel Android. Di antaranya adalah LG, Samsung, Motorola, Acer, Sony Ericsson, dan beberapa lagi. HTC dan Samsung saja mengalami pertumbuhan 45 persen dari ponsel Android-nya.

Chris Jones, VP Canalys, menyatakan, "Tahun 2010 merupakan pertumbuhan yang luar biasa untuk ponsel pintar. Fantastis. Mereka bisa keluar dari jebakan masa sulit 2009. Inovasi dan komitmen yang tinggilah yang membuat mereka mampu menghadapi tantangan."

Dibandingkan kurun yang sama tahun 2009, Android melonjak hingga 615 persen. Maka tak heran jika beberapa vendor Jepang berancang-ancang akan menjadi bagian dari ramainya platform ini, antara lain NEC Casio dan Panasonic.

Jika di papan atas pertarungan Symbian dan Android yang terjadi, maka di papan tengah iPhone dan BlackBerry saling mengisi dengan persaingan yang sama serunya. Hasil akhirnya iPhone masih unggul, terpaut sekitar 2 juta unit. iPhone mampu membukukan penjualan sampai 16,2 juta unit. Sedangkan BlackBerry memperoleh 14,6 juta unit.

Ponsel-ponsel dengan sistem operasi bikinan Microsoft, Windows Mobile, meskipun sudah menawarkan versi baru (Windows Phone 7), tak banyak memberikan kontribusi penjualan. Jumlah penjualannya hanya sekitar 3 juta unit di seluruh dunia. Bahkan diketahui terjadi penurunan yang signifikan untuk pasar Amerika, yang sebelumnya dikenal sebagai konsumen yang loyal terhadap merk ini. (ANDRA/FORSEL).(kompas.com)

Masukkan email sahabat untuk berlangganan artikel