panorama alam yang menyejukkan mata kita

" width="495" />

Thursday, February 3, 2011

Tuduhan Google Dianggap sebagai Pujian Oleh Microsoft

Mengejutkan memang tuduhan Google bahwa mesin pencari (search engine) Bing buatan Microsoft menjiplak data hasil pencarian yang dilakukan Google. Apalagi tudingan tersebut datang beberapa hari menjelang Farsight Summit, konferensi mengenai kualitas search engine.

Dalam blog yang ditulis Selasa (1/2/2011), Amit Singhal dari Google mengungkap hasil eksperimen tim insinyur yang membuktikan kalau Bing melakukan penjiplakan. Microsoft diduga memanfaatkan fitur-fitur IE8 dan Bing Toolbar untuk mengumpulkan data-data pencarian yang dilakukan pengguna search engine Google. Bahkan hasil pencarian Bing disebut imitasi murahan karena menyajikan jiplakan yang tak lengkap.Menanggapi tuduhan tersebut, Microsoft tak terlalu habis pikir. Microsoft mencoba mengklarifikasi tuduhan Google. Harry Shum Ph.D, Corporate Vice President, Bing, menjelaskan dalam blog resmi Bing, Rabu (2/1/2011) hari ini. Menurutnya, apa yang dilakukan Bing dengan memperhatikan masukan pengguna adalah hal wajar yang juga dilakukan layanan search engine lainnya. Ia malah menyambut baik kegiatan 'mata-mata' yang dilakukan Google.


"Itu adalah taktik kreatif mereka sebagai kompetitor dan kami akan menganggapnya sebagai pujian dari mereka," katanya. Namun, lanjut Shum, apa yang diungkapkan Google tidak sepenuhnya menjelaskan semua teknik yang digunakan Microsoft untuk mengumpulkan pengalaman pengguna untuk meningkatkan kualitas hasil pencariannya.

Menurutnya, Bing memanfaatkan lebih dari 1000 variable dan fitur dalam algoritma pemeringkatan hasil pencarian. Data dari hasil pencarian yang dilakukan pengguna di web hanya salah satu variabel saja. Ini adalah bagian dari teknologi cerdas pengumpulan data, dari berbagi dokumen HTML, link hypertext, data yang diklik, dan sebagainya.

"Banyak perusahaan di internet menggunakan teknik cerdas pengumpulan data ini untuk memperbaiki kualitas produknya setiap hari," tandas Shum.(kompas.com)


Masukkan email sahabat untuk berlangganan artikel

No comments: