YANG MENARIK PERHATIAN

Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Thursday, October 23, 2014

Makanan Pendamping Asi Agar Bayi Anda Sehat

Kapankah bayi saya bisa mulai makan makanan padat sebagai pendamping ASI ? Pertanyaan ini sering kali dialami oleh seorang mama yang baru memiliki anak. Ini hal yang wajar dan memang sebaiknya diketahui jauh-jauh hari sebelum waktunya agar anak anda tidak terlambat dalam memperoleh asupan makanan padat.
Jenis makanan apa saja yang baik untuk bayi saya?
Berapa usia yang tepat? Saat usia 4 bulan ato 6 bulan ?
Menurut para dokter dan ahli kesehatan, biasanya bayi usia 6 bulan keatas barulah boleh diperkenalkan dengan makanan padat sebagai pendamping dari ASI.
Lalu….jenis makanan padat yang bagaimana yang diperbolehkan bagi bayi saya?
Jenis-jenis makanan padat berikut ini mungkin bisa membantu menjawab pertanyaan anda:
1.Pisang. Banyak bayi yang memulai makanan padatnya dengan pisang yang dihaluskan. Pisang yang anda pilih sebaiknya pisang kepok merah yang memang umumnya diberikan pada bayi.
Untuk awal mula mungkin 1 buah pisang kecil sudah cukup dan bisa anda kerik dengan sendok kecil agar halus dan mudah ditelan bagi anak anda yang belum punya gigi saat ini.
2.Bubur beras merah. Anda dapat membuat sendiri dengan cara membeli beras merah yang ada di supermarket dan menjadikan bubur. Cara pemberiannya pun mudah, anda dapat mencampurkan bubur beras merah yang kaya dengan vitamin ini dengan susu formula bayi - agar lidah bayi anda tidak merasa asing. Untuk pertama kali, buatlah sedikit dahulu dan ini bisa dijadikan variasi makanan agar bayi tidak bosan.
3.Sayuran. Sayuran yang dapat anda berikan bisa berupa wortel, brokoli atau bayam yang dihaluskan, bisa dengan dicincang atau di blender. Anda dapat mencampurkan sayuran ini pada bubur bayi. Cucilah terlebih dahulu sayurannya dengan pencuci sayuran agar pestisida yang terdapat di sayuran terbuang.
4.Sereal/biscuit bayi. Cara pemberiannya dapat dicampur dengan susu formula bayi atau jika itu biscuit agar tidak terlalu manis anda dapat menghancurkannya cukup dengan air hangat.
Makanan padat diatas adalah makanan pendamping ASI bukan pengganti ASI yang memiliki nilai yang lebih tinggi untuk bayi usia dibawah 1 tahun. (papadanmama.com)

Pingin Sehat Kenali Tanda Segitiga Pada Botol Plastik

Sumber informasi soal plastik dan kesehatannya Lynn R. Goldman, MD, MPH, professor Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health’s Department of Environmental Health Sciences mengatakan: Bisphenol A (BPA) adalah kimia buatan
manusia dipakai dalam pembuatan plastik termasuk tempat makanan dan minuman, termasuk botol minum polycarbonate, juga kaleng makanan. Banyak penelitian membuktikan bahwa BPA terlepas sebagian (bisa bercampur dengan makanan) bila plastik terkena panas. (http://www.jhsph.edu/publichealthnews/articles/2008/goldman_schwab_bpa.html)
Berapa derajat panasnya itu tergantung jenis plastik dan perlu diketahui kalau BPA itu berbahaya bagi kesehatan manusia. Dibahas juga disana tentang bagaimana dengan botol susu dengan kode 7 PC (Polycarbonate) apakah aman?
Hindari penggunaan botol dengan kode 7 apapun itu, termasuk 7 PC dibagian bawah, carilah kode 5 PP. Kalaupun terpaksa menggunakan kode 7, jangan memanaskan botol di microwave dengan susu didalam botolnya.
So..kalau anda melakukan steril botol dengan rebus botol atau dengan alat steril, jangan lupa bilas dengan air bersih dan tunggu botol dalam keadaan benar-benar dingin sebelum digunakan. Namun tetap sebisanya cari yang memiliki kode 5 PP.

Jadi…Plastik apa yang aman untuk tempat makanan dan botol minum?

Jenis plastik ada bermacam-macam di http://en.wikipedia.org/wiki/Plastic dibagian bawah tertulis, untuk mempermudah pengolahan plastik, institut botol plastik memberi tanda yang mudah berdasarkan tipenya. Yakni tanda segitiga dengan angka didalamnya, seperti:


1. PET / PETE = polyethylene terephthalate
Biasanya dijumpai juga di botol air mineral di Indonesia, hanya untuk 1 kali pakai saja.

2. HDPE = high-density polyethylene
Biasanya dijumpai di botol detergen, botol air isi ulang, botol susu. Aman untuk 1 kali pakai, untuk pemakaian berulang kali ada beberapa website yang TIDAK MENGANJURKAN namun ada beberapa website yang TIDAK membahas, cuman dikatakan AMAN. Perlu cari informasi lebih lanjut deh

3. PVC = polyvinyl chloride
Biasanya dijumpai di pipa, furniture outdoor.
Tidak untuk tempat makan minum.

4. LDPE = low-density polyethylene
Biasanya dijumpai di tempat makanan, plastik kemasan.
AMAN !

5. PP = polypropylene
Biasanya dijumpai di tempat minum, tempat makanan spt yogurt. Ini plastik jenis yang terbaik untuk tempat makanan dan minuman. AMAN !

6. PS = polystyrene
Biasanya dijumpai di tempat minum sekali pakai.

7. Other = selain 6 kode diatas, bisa PC, SAN, ABS, Nylon atau OTHER.
Aman atau tidak tergantung jenis plastiknya.
Mulanya kami hanya berpikir… ah cuman botol minum aja yang plastik, eh ternyata setelah melihat isi dapur dan lemari es… wow… ternyata banyak tempat makan yang dari plastik. Mulai dari cetakan puding, tempat simpan kerupuk, tempat simpan kue kering, tempat makan anak, botol susu, tempat gula pasir, dsb dsb…
Yang penting… jangan masukin makanan panas ke dalam plastik… kalaupun itu terpaksa, pastikan plastik tersebut no 5.
(papadanmama.com)

Monday, April 14, 2014

Apa Sebabnya Kelamaan Tidur Siang Malah Memperpendek umur

Saat lelah, biasanya kita akan berusaha untuk mencari waktu tidur di sela aktivitas. Ya, tidur siang memang dapat mengurangi stres dan menambah energi. Namun, jika terlalu banyak, hal tersebut bisa berbahaya.
Menurut para peneliti dari Cambridge University, tidur siang juga merupakan tanda dari permasalahan kesehatan. Peneliti menemukan, orang yang tidur siang dengan durasi terlalu lama lebih mungkin untuk meninggal pada usia muda.
Menurut mereka, tidur siang hampir dapat dideskripsikan sebagai sains. Jika dilakukan dalam ukuran yang tepat, tidur siang dapat mengurangi rasa lelah sehingga saat terbangun tubuh akan terasa lebih segar. Namun, jika terlalu banyak tidur siang, hal itu justru kontraproduktif.
Para peneliti menyarankan agar tidur siang dilakukan tidak lebih dari 30 menit. Tujuannya adalah untuk mencegah tubuh masuk ke fase tidur yang lebih dalam. Hasil studi menunjukkan, seseorang yang tidur siang lebih lama dari satu jam dalam sehari 32 persen lebih mungkin untuk meninggal pada usia muda.
Studi yang dipublikasi dalam American Journal of Epidemiology ini melibatkan lebih dari 25.000 pria dan wanita di Inggris yang berusia 40-79 tahun. Dari peserta tersebut, 16.000 di antaranya menjawab pertanyaan soal kebiasaan dan durasi tidur mereka yang dikategorikan menjadi dua, kurang atau lebih dari satu jam. Mereka yang tidak tidur siang dikategorikan sebagai kelompok kontrol.
Setelah diikuti selama 13 tahun, peserta yang tidur siang lebih dari satu jam menghadapi risiko yang lebih tinggi untuk meninggal karena berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, kanker, dan penyakit pernapasan. Hubungan ini tetap ditemui setelah peneliti memasukan faktor lain, seperti usia, jenis kelamin, kelas sosial, tingkat pendidikan, pekerjaan, indeks massa tubuh, tingkat aktivitas fisik, merokok, konsumsi alkohol, depresi, penggunaan obat-obatan, tidur malam, dan tanda-tanda awal penyakit.
Meski begitu, peneliti mencatat tidak ada hubungan sebab-akibat antara keduanya. Namun, mereka menegaskan hubungan antara keduanya mungkin sangat erat. Mereka menulis, tidur siang yang dilakukan dalam waktu lama berhubungan dengan adanya permasalahan kesehatan yang belum terdiagnosis. Alasannya, orang yang mengalami permasalahan kesehatan umumnya cepat lelah dan mengantuk.(kompas.com)

Sunday, April 13, 2014

Pengaruh Buruk Bagi Anak Akibat Sering Nonton TV dan Bermain Komputer

Membiarkan anak menonton televisi agar tidak rewel merupakan pilihan paling mudah. Tapi tunggu dulu. Sebuah penelitian di Australia membuktikan bahwa menonton televisi atau memainkan game di komputer ternyata berefek buruk untuk perkembangan anak.Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan dari Universitas Deakin melakukan penyelidikan mengenai dampak menonton televisi dan penggunaan komputer pada anak berusia dua hingga enam tahun. Mereka menganalisis kebiasaan dan kesehatan 3.600 anak prasekolah dan memantau mereka hingga dua tahun kemudian. Hasil penelitian itu, semakin lama waktu yang dihabiskan anak di depan layar, semakin buruk perkembangan anak. Setiap pertambahan jam dalam menonton telivisi berkorelasi dengan pengurangan fungsi keluarga bagi anak. Anak cenderung merasa kurang nyaman atau akan menimbulkan banyak pertentangan di rumah. Dan khusus untuk anak perempuan, setiap tambahan jam yang digunakan untuk bermain komputer atau game akan memicu berbagai masalah emosional. "Kami menemukan bahwa anak-anak yang lebih banyak menonton televisi memiliki skor penilaian keluarga yang lebih buruk pada pengamatan kedua. Dan pada anak perempuan, kami menemukan bahwa mereka yang lebih sering memainkan game dan komputer lebih banyak mengalami masalah emosional ketika diamati dua tahun kemudian," ujar Dr Trina Hinkley, salah satu peneliti dari Universitas Deakin. Ia melihat bahwa hasil tersebut tetap sama, tak peduli bagaimana kondisi kesejahteraan atau riwayat pendidikan keluarga. Meski demikian, kata Dr Hinkley, masih belum jelas mengapa banyak menghabiskan waktu di depan layar dapat berakibat buruk pada anak. "Saya rasa kami perlu melakukan penelitian lebih lanjut di area yang sama untuk menentukan mengapa hal tersebut terjadi. Sebab hanya ada sedikit studi mengenai hal ini pada populasi anak-anak berusia dini," pungkas Hinkley seperti dikutip dari ABC Australia pada Minggu (13/4/2014).(detik.com)

Tuesday, December 13, 2011

Seberapa Penting Serat Bagi Kebutuhan Tubuh Kita

Ada pepatah yang mengatakan tak kenal maka tak sayang. Ungkapan itu sepertinya cocok untuk kita implementasikan dalam mendukung kebiasaan hidup sehat. Apa yang terlintas dalam pikiran Anda apabila mendengar kata serat? Ya, pasti tidak jauh dari sayuran dan buah-buahan bukan? Sudah banyak literatur yang menyebutkan bahwa serat memiliki manfaat luar biasa bagi tubuh. Untuk mengetahui lebih dekat apa itu serat dan kenapa tubuh kita sangat memerlukannya, berikut adalah ulasannya : Serat adalah nama umum untuk karbohidrat tertentu - biasanya terdapat pada sayuran, tanaman, dan biji-bijian. Secara umum serat dibagi ke dalam dua bagian besar yakni serat yang dapat larut pada air dan serat tidak larut dalam air. Gabungan antara keduanya, biasa disebut total serat. Mengapa orang mengonsumsi serat? Sejumlah studi telah menemukan bahwa asupan tinggi serat total, dari makanan dan suplemen, menurunkan risiko penyakit jantung. Diet tinggi serat juga telah dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2. Serat tidak larut dapat membantu mengobati sembelit, penyakit divertikular dan mengatasi gangguan pencernaan atau IBS (irritable bowel syndrome). Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa serat larut dapat mengurangi risiko kanker usus besar. Selain itu, serat larut juga memiliki kontribusi dalam menurunkan kadar kolesterol. Serat larut bekerja dengan cara mengikat kolesterol dalam usus. Bahkan, beberapa riset menunjukkan manfaat serat larut dalam mengobati diabetes dan resistensi insulin (pradiabetes). Serat larut juga berfungsi dalam memperlambat penyerapan karbohidrat dan membantu meningkatkan kadar gula darah. Karena serat mengisi dan memiliki kalori sangat sedikit, mengonsumsi makanan tinggi serat juga dapat membantu menurunkan berat badan. Berapa banyak serat yang harus Anda konsumsi? Serat yang berasal dari makanan utuh disebut serat makanan. Sedangkan serat yang dijual dalam bentuk suplemen, atau ditambahkan ke makanan, disebut serat fungsional. Institute of Medicine telah menetapkan rekomendasi asupan serat total terkait usia dan jenis kelamin.
Anak usia 1-3 tahun : 19 gram/hari Anak usia 4-8 tahun : 25 gram/hari Perempuan: 19-18 tahun: 26 gram/hari 19-50 tahun: 25 gram/hari 51 tahun ke atas: 21 gram/hari ibu hamil: 28 gram/hari ibu menyusui: 29 gram/hari Pria: 9-13 tahun: 31 gram/hari 14-50 tahun: 38 gram/hari 51 tahun ke atas: 30 gram/hari
Seseorang harus mendapatkan jumlah serat yang cukup untuk tetap sehat. Bahkan dalam jumlah yang tinggi sekalipun, konsumsi serat tampaknya tidak terlalu berbahaya. Sampai saat ini para ahli belum menemukan berapa batas jumlah serat yang bisa menimbulkan ancaman. Dapatkah saya mendapatkan serat alami dari makanan? Jawabannya adalah ya. Cara terbaik untuk mendapatkan serat bisa Anda peroleh dari makanan utuh, seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.
Berikut ini adalah sumber terbaik dari serat larut : * Oatmeal * Apel, buah jeruk, dan stroberi * Kacang, kacang polong, dan lentil * Barley * Dedak beras Sumber serat tidak larut adalah: * Sereal brans * Biji-bijian, seperti barley * Roti gandum, sereal gandum, dan dedak gandum * Sayuran: wortel, bit, dan kembang kol Apa risiko mengonsumsi serat?
* Efek samping Serat tidak memiliki efek samping yang serius. Konsumsi serat berlebih, dapat menyebabkan kembung, kram. Anda dapat mengatasinya dengan minum lebih banyak air (sekitar 2 liter sehari). * Interaksi Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, cobalah bicarakan dengan dokter sebelum Anda mulai menggunakan suplemen serat. Pasalnya, serat dapat menghalangi penyerapan beberapa jenis obat. (KOMPAS.com)