Monday, April 4, 2011

SOAL ULANGAN HARIAN VERMES (PLATYHELMINTHES, NEMATHELMINTHES, ANNELIDA) + kunci jawaban


Download disini
Tipe A
Jawablah Pertanyaan Berikut dengan Benar!
1. Sebutkan 3 ciri-ciri Nemathelminthes?
2. Bagaimanakah sistem saraf pada Platyhelminthes!
3. Sebut dan jelaskan klasifikasi Platyhelminthes beserta contohnya?
4. Jelaskan daur hidup Taenia solium!
5. Jelaskan sistem reproduksi pada Nemathelminthes!
6. Jelaskan perbedaan hewan diploblastik dan triploblastik!
7. Bagaimanakh sistem gerak pada Annelida?
8. Sebutkan 3 peranan Annelida?
Selamat Mengerjakan
Tipe B
Jawablah Pertanyaan Berikut dengan Benar!
1. Sebutkan 3 ciri-ciri Platyhelminthes?
2. Apa perbedaan antara hewan diploblastik dan triploblastik!
3. Jelaskan daur hidup Fasciola hepatica!
4. Sebutkan organ pencernaan pada Nemathelminthes?
5. Annelida dibedakan berdasarkan apa? Sebutkan dan jelaskan beserta contohnya!
6. Sebutkan peranan Platyhelminthes?
7. Bagaimanakah sistem saraf Annelida?
8. Bagaimanakah sistem respirasi Annelida?
Selamat Mengerjakan

JAWABAN ULANGAN HARIAN VERMES (PLATYHELMINTHES, NEMATHELMINTHES, ANNELIDA)
Tipe A
1. Ciri-ciri Nemathelminthes (5)
a. Hewan triploblastik pseudoselomata
b. Tubuhnya gilik
c. Tidak berbuku-buku
d. Tubuh ditutupi oleh kutikula
e. Tidak memiliki sistem pembuluh darah dan sistem pernapasan khusus
2. Sistem saraf pada Platyhelminthes yaitu Terdiri atas ganglion otak dengan serabut saraf tepi (serabut saraf melintang) sehingga membentuk sistem saraf tangga tali. Beberapa jenis memiliki bintik mata, indera peraba (tentakel), dan statosista (alat keseimbangan). (5)
3. Klasifikasi Platyhelminthes (10)
a. Turbellaria, dengan karakteristik tubuh pipih pendek, memiliki silia, bagian kepala segitiga, terdapat 2 bintik mata, sistem pencernaan terdiri dari mulut, faring, dan usus, alat ekskresi berupa sel api, susunan saraf tangga tali, hidup di air tawar. Ex Planaria.
b. Trematoda, dengan karakteristik tubuh pipih pendek, memiliki alat hisap, tidak memiliki silia, sistem pencernaa terdiri dari mulut, faring, dan usus, alat ekskresi berupa sel api, susunan saraf tangga tali, hidup parasit pada hati manusia, kambing. Ex Fasciola hepatica, Schistosoma japanicum.
c. Cestoda, dengan karakteristik tubuh pipih panjang dan bersegmen, tidak bersilia, memiliki alat hisap, tidak memiliki alat pencernaan , susunan saraf tangga tali, hidup parasit pada usus manusia. Ex Taenia solium, Taenia saginata.
4. Daur hidup Taenia solium (10)
• Proglotid-proglotid dewasa yang mengandung embrio keluar dari usus inang bersama tinja.
• Proglotid tersebut bila termakan oleh babi, di dalam usus babi akan menjadi heksakant. Heksakant menembus dinding usus masuk ke dalam aliran darah, kemudian ke dalam otot atau jaringan lain pada babi dan menjadi sistiserkus.
• Bila sistiserkus dalam daging babi yang mentah atau tidak dimasak dengan baik termakan oleh manusia, maka akan menetas menjadi cacing dewasa dalam usus halus manusia.
5. Sistem reproduksi pada Nemathelminthes yaitu Secara seksual dengan pembuahan ovum oleh spermatozoid. Golongan cacing ini memiliki kelamin terpisah sehingga dapat dibedakan antara jantan dan betina. Biasanya yang jantan berukuran lebih kecil daripada yang betina. (5)
6. Hewan diploblastik : hewan yang memiliki 2 lapisan lembaga atau kulit yaitu endoderm dan ektoderm.
Hewan triploblastik : hewan yang memiliki 3 lapisan lembaga atau kulit yaitu endoderm, mesoderm, dan ektoderm. (7)
7. Sistem gerak pada Annelida yaitu Dilakukan dengan kontraksi otot-otot tubuh atau dengan rambut-rambut kaku (seta). (5)
8. Peranan Annelida (5)
a. Dapat menyuburkan tanah, misal cacing tanah
b. Sebagai penghasil zat koagulan, misal lintah
c. Sebagai sumber protein, misal cacing wawo dan cacing palolo
d. Sebagai sumber kosmetik, misal cacing tanah
Tipe B
1. Ciri-ciri platyhelminthes, yaitu tubuh pipih dorsoventral, simetri bilateral, hewan triploblastik aselomata, tidak bersegmen. (5)
2. Hewan diploblastik : hewan yang memiliki 2 lapisan lembaga atau kulit yaitu endoderm dan ektoderm.
Hewan triploblastik : hewan yang memiliki 3 lapisan lembaga atau kulit yaitu endoderm, mesoderm, dan ektoderm. (7)
3. Daur hidup Fasciola hepatica (10)
a. Telur yang terdapat di hati sapi keluar melalui saluran empedu dan masuk ke usus, kemudian keluar bersama feses.
b. Telur yang fertil menetas menjadi mirasidium yang bersilia (larva I)
c. Mirasidium masuk ke dalam tubuh siput dan menjadi sporosista. Sporosista pecah menjadi redia (larva II). Redia masuk ke jaringan tubuh siput menjadi serkaria (larva III).
d. Serkaria keluar dari tubuh siput, menempel pada tumbuhan membentuk sista, dan berkembang menjadi metaserkaria (larva IV)
e. Bila metaserkaria atau sista termakan oleh ternak maka akan menetas menjadi cacing di usus. Kemudian cacing bermigrasi ke hati menjadi dewasa.
4. Organ pencernaan pada Nemathelminthes yaitu mulut > faring > usus lurus > anus. (5)
5. Annelida dibedakan berdasarkan banyaknya seta, ada 3 kelas, yaitu: (10)
a. Kelas Polychaeta dengan karakteristik merupakan cacing berambut banyak, hidup di laut, tiap-tiap ruas tubuhnya terdapat sepasang parapodia (kaki berdaging) yang ditumbuhi banyak seta, ex Eunice viridis (cacing palolo), Lysidice oele (cacing wawo).
b. Kelas Oligochaeta, dengan karakteristik tubuhnya bersegmen, tidak mempunyai parapodia,hidup di air tawar atau di tanah, bersifat saprofit dengan memakan zat organik dari organisme, ex Pheretima sp, Lumbricus sp.
c. Kelas Hirudinea, dengan karakteristik merupakan cacing pengisap darah atau golongan lintah, hidup di darat dan di air, tubuhnya pipih beruas-ruas, tidak memiliki parapodia, menghasilkan zat anti koagulan (anti pembekuan darah), ex Hirudo medicinalis (lintah) dan Haemadipsa javanica (pacet).
6. Peranan Platyhelminthes (5)
• Sebagai indikator pencemaran, ex Planaria
• Umumnya bersifat parasit baik pada manusia atau hewan
 Fasciola hepatica : parasit pada hati hewan ternak
 Taenia solium : parasit di usus manusia dengan hospes babi
 Taenia saginata : parasit pada usus manusia dengan hospes sapi.
7. Sistem saraf Annelida yaitu terdiri atas ganglion otak dengan serabut saraf tangga tali. (5)
8. Sistem respirasi Annelida yaitu dilakukan melalui seluruh permukaan tubuh secara difusi. (5)

Masukkan email sahabat untuk berlangganan artikel

No comments: